STUTTGART - Mobil bertenaga listrik tak lagi boyo. EV (electric vehicle) makin lama makin memiliki tenaga yang setara dengan mobil bermesin konvensional.
Misalnya saja Mercedes-Benz. Perusahaan automotif asal Jerman tersebut dikabarkan tengah mengembangkan sebuah supercar bertenaga listik.
Sebagaimana diberitakan situs resmi Top Speed, para petinggi Mercedes-Benz telah mengumumkan bahwa pihaknya sedang mengembangkan SLS AMG bertenaga listrik dengan zero emission.
"SLS AMG tersebut menggunakan motor listrik yang mampu menghasilkan output 392 kW dan torsi maksimum sebesar 880 Nm," ujar pejabat Mercedes-Benz yang tidka disebutkan namanya itu.
Keempat motor listrik SLS AMG diletakkan diantara roda utnuk mengurangi bobot dibandingkan motor listrik pada umumnya.
Karena basisnya merupakan supercar, maka SLS AMG EV juga mampu melesat bak mobil balap. Pihak Mercedes mengklaim, supercar bertenaga listrik ini sanggup berakselerasi 0-100 km/jam dalam waktu 4 detik saja. Sebuah kemampuan yang sama jika dibandingkan mobil bertenaga mesin 6.3 Liter V8. Mantap! (uky)
Sumber : www.okezone.com
Misalnya saja Mercedes-Benz. Perusahaan automotif asal Jerman tersebut dikabarkan tengah mengembangkan sebuah supercar bertenaga listik.
Sebagaimana diberitakan situs resmi Top Speed, para petinggi Mercedes-Benz telah mengumumkan bahwa pihaknya sedang mengembangkan SLS AMG bertenaga listrik dengan zero emission.
"SLS AMG tersebut menggunakan motor listrik yang mampu menghasilkan output 392 kW dan torsi maksimum sebesar 880 Nm," ujar pejabat Mercedes-Benz yang tidka disebutkan namanya itu.
Keempat motor listrik SLS AMG diletakkan diantara roda utnuk mengurangi bobot dibandingkan motor listrik pada umumnya.
Karena basisnya merupakan supercar, maka SLS AMG EV juga mampu melesat bak mobil balap. Pihak Mercedes mengklaim, supercar bertenaga listrik ini sanggup berakselerasi 0-100 km/jam dalam waktu 4 detik saja. Sebuah kemampuan yang sama jika dibandingkan mobil bertenaga mesin 6.3 Liter V8. Mantap! (uky)
Sumber : www.okezone.com

0 komentar:
Posting Komentar